FC Köln dikabarkan mulai mengambil langkah tegas terkait masa depan pelatih Rene Wagner. Manajemen klub Bundesliga tersebut disebut telah memberikan ultimatum kepada pelatih berusia 38 tahun itu setelah hasil yang diraih tim dalam beberapa pertandingan terakhir belum sesuai harapan.

Menurut laporan media Jerman, Wagner bisa kehilangan jabatannya apabila Köln gagal meraih kemenangan dalam pertandingan melawan Borussia Mönchengladbach setelah jeda internasional Oktober. Bahkan, klub disebut telah menyiapkan kandidat pengganti apabila keputusan untuk berpisah dengan sang pelatih benar-benar diambil.

Nama yang disebut berada di posisi terdepan adalah Horst Steffen. Pelatih berusia 57 tahun tersebut saat ini tidak terikat dengan klub mana pun setelah sebelumnya menangani Werder Bremen.

Laporan tersebut membuat situasi Wagner di Köln semakin tidak pasti. Manajemen klub disebut telah membahas masa depan sang pelatih dalam sebuah pertemuan internal dan mulai mempersiapkan skenario apabila pergantian pelatih harus dilakukan.

Ultimatum Jelang Derbi Rheinland

Menurut laporan Express yang dikutip Goal, Köln telah menentukan batas waktu bagi Wagner. Sang pelatih disebut masih akan mendapatkan kesempatan untuk mempertahankan pekerjaannya dalam pertandingan kandang melawan Borussia Mönchengladbach pada 11 Oktober.

Pertandingan tersebut akan berlangsung setelah jeda internasional dan memiliki arti penting karena mempertemukan dua klub yang berasal dari wilayah yang sama.

Jika Köln gagal meraih kemenangan dalam pertandingan tersebut, Wagner dikabarkan akan dibebastugaskan dari posisinya.

Belum ada keputusan resmi mengenai pemecatan Wagner. Namun, adanya ultimatum tersebut menunjukkan bahwa posisi sang pelatih berada dalam tekanan.

Köln sejauh ini baru mengumpulkan empat poin dari empat pertandingan Bundesliga musim 2026/27. Catatan tersebut belum memberikan hasil yang diharapkan klub setelah mereka memasuki musim baru dengan target untuk tampil lebih kompetitif.

Situasi tersebut membuat manajemen mulai mempertimbangkan perubahan di kursi kepelatihan.

Horst Steffen Sudah Disiapkan

Di tengah ketidakpastian mengenai masa depan Wagner, Köln disebut sudah memiliki kandidat pengganti.

Horst Steffen dikabarkan menjadi pilihan klub apabila Wagner benar-benar diberhentikan. Bahkan, menurut laporan yang beredar, kesepakatan dengan pelatih berusia 57 tahun tersebut sudah tercapai.

Steffen saat ini berstatus tanpa klub setelah meninggalkan Werder Bremen. Ia sebelumnya ditunjuk menangani klub tersebut, tetapi kemudian kehilangan pekerjaannya setelah menjalani 21 pertandingan dengan rata-rata perolehan poin yang rendah.

Sebelum menangani Werder, Steffen memiliki pengalaman bersama SV Elversberg. Ia sempat membawa klub tersebut mendekati promosi ke Bundesliga, tetapi gagal pada babak play-off setelah kalah dari Heidenheim.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Steffen dianggap sebagai kandidat yang menarik bagi Köln.

Kabar mengenai kedekatan Steffen dengan Köln semakin kuat setelah sang pelatih terlihat berada di Geißbockheim. Ia dilaporkan datang untuk menyaksikan pertandingan tim kedua Köln menghadapi VfB Hilden yang berakhir dengan kemenangan 4-3.

Kehadiran Steffen di lingkungan klub kemudian memunculkan spekulasi bahwa komunikasi dengan petinggi Köln sudah berlangsung.

Namun, belum ada pengumuman resmi dari klub mengenai kesepakatan tersebut.

Perjalanan Wagner di Köln

Rene Wagner mengambil alih posisi pelatih Köln pada Maret setelah klub berpisah dengan Lukas Kwasniok.

Pada awalnya, Wagner dipercaya sebagai pelatih interim. Namun, setelah mendapatkan kepercayaan dari manajemen, ia kemudian dipromosikan menjadi pelatih kepala.

Wagner mendapatkan kesempatan untuk membangun tim dan melanjutkan pekerjaannya secara permanen. Akan tetapi, perjalanan tersebut belum berjalan sesuai harapan.

Dalam 11 pertandingan Bundesliga yang telah dijalaninya secara keseluruhan, termasuk pertandingan dari musim sebelumnya, Wagner hanya membawa Köln meraih dua kemenangan.

Catatan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat manajemen mulai mempertanyakan masa depannya.

Pada musim 2026/27, Köln baru mengumpulkan empat poin dari empat pertandingan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa tim masih membutuhkan konsistensi untuk bersaing di Bundesliga.

Manajemen tampaknya tidak ingin menunggu terlalu lama apabila tren tersebut berlanjut.

Karena itu, pertandingan melawan Borussia Mönchengladbach setelah jeda internasional menjadi momentum penting bagi Wagner.

Kemenangan dapat memberikan kesempatan bagi sang pelatih untuk melanjutkan pekerjaannya. Sebaliknya, hasil mengecewakan bisa mempercepat keputusan klub untuk melakukan perubahan.

Köln Bukan Satu-satunya Klub yang Mengalami Pergantian Pelatih

Jika Wagner benar-benar diberhentikan, Köln akan menjadi klub Bundesliga kedua yang melakukan pergantian pelatih pada musim ini.

Sebelumnya, Borussia Mönchengladbach telah berpisah dengan Eugen Polanski. Klub tersebut kemudian menunjuk Alexander Blessin sebagai pelatih baru.

Menariknya, Blessin akan menjadi lawan Wagner jika sang pelatih masih memimpin Köln dalam pertandingan derbi pada Oktober mendatang.

Situasi tersebut memperlihatkan betapa cepatnya perubahan dapat terjadi di Bundesliga ketika sebuah klub merasa hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan target.

Pergantian pelatih pada awal musim juga selalu membawa risiko. Pelatih baru membutuhkan waktu untuk memahami karakter pemain, memperkenalkan metode latihan dan menerapkan sistem permainan yang diinginkan.

Namun, dari sudut pandang manajemen, perubahan terkadang dianggap perlu apabila hasil pertandingan tidak menunjukkan perkembangan.

Köln kini berada dalam situasi serupa.

Steffen Punya Pengalaman di Bundesliga

Jika benar-benar ditunjuk, Steffen bukanlah sosok yang asing dengan sepak bola Jerman.

Pengalamannya menangani Werder Bremen memberinya pemahaman mengenai tuntutan kompetisi Bundesliga. Sebelumnya, ia juga menunjukkan kemampuan membangun tim bersama Elversberg.

Bersama Elversberg, Steffen sempat membawa klub tersebut bersaing untuk mendapatkan promosi. Mereka akhirnya harus mengakhiri perjalanan setelah kalah dari Heidenheim dalam play-off promosi-degradasi.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal Steffen jika nantinya dipercaya menangani Köln.

Namun, masa kepelatihannya di Werder juga tidak berjalan panjang. Ia diberhentikan setelah 21 pertandingan dengan rata-rata poin 0,9 per pertandingan.

Köln tentu harus mempertimbangkan seluruh catatan tersebut sebelum mengambil keputusan final.

Masa Depan Wagner Ditentukan dalam Beberapa Pekan

Untuk saat ini, Rene Wagner masih menjadi pelatih Köln. Belum ada pengumuman resmi mengenai pergantian posisi tersebut.

Namun, laporan mengenai ultimatum dan kemungkinan kesepakatan dengan Steffen menunjukkan bahwa klub telah mempersiapkan sejumlah skenario.

Wagner masih memiliki kesempatan untuk mengubah situasi. Pertandingan melawan Borussia Mönchengladbach menjadi salah satu momen penting yang dapat menentukan arah masa depannya.

Kemenangan dalam derbi tersebut berpotensi meredakan tekanan yang sedang mengarah kepadanya. Sebaliknya, hasil negatif dapat membuat manajemen menjalankan rencana yang disebut telah disiapkan.

Bagi Köln, keputusan tersebut bukan hanya mengenai sosok pelatih. Pergantian pelatih di tengah musim juga berarti perubahan pendekatan taktik dan kemungkinan penyesuaian terhadap komposisi tim.

Karena itu, manajemen klub harus memastikan bahwa keputusan yang diambil mampu memberikan arah yang jelas bagi perjalanan musim ini.

Sementara itu, nama Horst Steffen kini mulai mengemuka sebagai kandidat kuat untuk mengambil alih jika Wagner benar-benar diberhentikan.

Dengan pertandingan penting melawan Borussia Mönchengladbach yang semakin dekat, perhatian kini tertuju kepada Köln dan bagaimana klub tersebut menangani situasi di kursi kepelatihan.

Wagner masih memiliki kesempatan untuk mempertahankan pekerjaannya, tetapi ultimatum yang dilaporkan media Jerman membuat pertandingan berikutnya memiliki arti jauh lebih besar daripada sekadar perebutan tiga poin.