Masa depan Marcos Rojo di Racing Club mulai memasuki fase baru. Bek berusia 36 tahun tersebut kini berada di tengah spekulasi mengenai kemungkinan meninggalkan Racing dan kembali ke klub masa kecilnya, Estudiantes. Pembicaraan antara pihak Estudiantes dan perwakilan Rojo telah dibuka, sementara situasi di Racing membuat peluang kepindahan tersebut kembali menjadi perhatian.

Rojo saat ini masih terikat kontrak dengan Racing Club hingga Desember 2026. Namun, setelah Racing tersingkir dari Copa Argentina, kemungkinan sang pemain meninggalkan klub lebih cepat mulai terbuka. Estudiantes disebut sedang berusaha mencari jalan untuk mendatangkan bek berpengalaman itu demi memperkuat lini belakang mereka menghadapi fase penting Copa Libertadores.

Ketertarikan Estudiantes terhadap Rojo sebenarnya bukan sesuatu yang sepenuhnya baru. Klub asal La Plata tersebut sebelumnya sudah memasukkan nama mantan pemain Manchester United itu dalam daftar opsi untuk memperkuat pertahanan. Kebutuhan tersebut semakin mendesak setelah dua bek mereka, Leandro González Pirez dan Tomás Palacios, harus absen pada leg pertama semifinal Copa Libertadores melawan Flamengo karena akumulasi kartu.

Situasi tersebut membuat pengalaman Rojo menjadi salah satu alasan utama Estudiantes tertarik membawanya pulang. Sang bek merupakan produk akademi Estudiantes dan pernah menjadi bagian penting ketika klub tersebut menjuarai Copa Libertadores 2009. Ia juga memiliki pengalaman panjang di level internasional bersama tim nasional Argentina serta pernah memperkuat Sporting CP dan Manchester United di Eropa.

Rojo menjalani dua periode bersama Estudiantes sebelum kemudian melanjutkan karier ke Eropa. Setelah memperkuat Spartak Moscow dan Sporting CP, ia bergabung dengan Manchester United pada 2014. Selama berada di Old Trafford, Rojo mencatat lebih dari 100 penampilan dan ikut memenangkan sejumlah trofi, termasuk FA Cup, Liga Europa, Piala Liga Inggris, serta Community Shield. Setelah meninggalkan Inggris, ia kembali ke Argentina dan memperkuat Estudiantes dengan status pinjaman pada 2020 sebelum kemudian bergabung dengan Boca Juniors.

Pada 2025, Rojo meninggalkan Boca dan bergabung dengan Racing Club. Di klub barunya tersebut, ia kembali mendapatkan peran penting di lini pertahanan. Statusnya bahkan berkembang menjadi salah satu figur senior di ruang ganti.

Musim ini, Rojo masih menjadi bagian penting dari Racing. Data pertandingan menunjukkan ia telah tampil dalam 17 pertandingan Liga Profesional 2026 dengan 16 kali menjadi starter. Ia juga mencatat satu gol dan satu assist di kompetisi tersebut.

Namun, kekalahan Racing dari Boca Juniors pada perempat final Copa Argentina membuat situasi berubah. Racing sempat unggul dua gol, tetapi akhirnya kalah 2-3 setelah Boca melakukan comeback pada babak kedua. Rojo tampil penuh selama 90 menit dalam pertandingan tersebut. Hasil itu membuat Racing kehilangan salah satu peluang mereka untuk meraih trofi musim ini.

Setelah pertandingan tersebut, kemungkinan Rojo meninggalkan Racing kembali menjadi pembicaraan serius. Estudiantes melihat momen tersebut sebagai kesempatan untuk mempercepat upaya memulangkan sang pemain ke La Plata.

Laporan dari Argentina menyebut Estudiantes telah melakukan pendekatan kepada kubu Rojo. Tujuannya bukan sekadar mengetahui situasi sang pemain, tetapi juga membicarakan kemungkinan untuk mengakhiri kontraknya bersama Racing sebelum masa berlaku kesepakatan tersebut berakhir pada Desember.

Kendati demikian, transfer tersebut belum dapat dianggap selesai. Salah satu kendala utama adalah posisi Racing. Klub yang bermarkas di Avellaneda tersebut masih memiliki kontrak dengan Rojo dan sebelumnya tidak menunjukkan keinginan untuk melepas sang pemain lebih awal.

Pelatih Racing, Juan Pablo Vojvoda, juga sempat memberikan sinyal bahwa dirinya masih menginginkan Rojo berada di dalam skuad. Ia menyebut pemain tersebut sebagai figur penting bagi tim, baik di dalam maupun di luar lapangan. Vojvoda juga mengakui bahwa pemain dengan pengalaman seperti Rojo wajar mendapat perhatian dari klub lain, tetapi pada saat yang sama ia tetap ingin mempertahankan sang bek.

Sebelum pertandingan melawan Boca, Rojo juga dikabarkan masih memusatkan perhatian pada tugasnya bersama Racing. Pihak Estudiantes sebelumnya telah menyampaikan ketertarikan, tetapi sang pemain memilih untuk fokus menghadapi pertandingan penting tersebut.

Kini, setelah Racing tersingkir, pembicaraan mengenai masa depannya kembali mengemuka. Estudiantes harus bergerak cepat karena mereka membutuhkan tambahan pemain untuk menghadapi semifinal Copa Libertadores. Klub tersebut memiliki kesempatan untuk melakukan perubahan dalam daftar pemain dan batas waktu pendaftaran pengganti disebut jatuh pada 9 Oktober.

Kebutuhan Estudiantes terhadap bek baru cukup jelas. Absennya González Pirez dan Palacios membuat pilihan di sektor pertahanan menjadi terbatas. Rojo dianggap memiliki profil yang sesuai karena bukan hanya mengenal klub, tetapi juga mempunyai pengalaman tampil dalam pertandingan bertekanan tinggi di level domestik maupun internasional.

Kembalinya Rojo juga akan menjadi sebuah cerita emosional. Estudiantes merupakan klub tempat ia memulai karier profesional sekaligus tempat ia merasakan salah satu kesuksesan terbesar dalam perjalanan kariernya. Bersama klub tersebut, Rojo ikut merasakan keberhasilan menjuarai Copa Libertadores 2009.

Di sisi lain, Racing masih mempunyai alasan kuat untuk mempertahankan sang pemain. Rojo memiliki pengalaman dan kepemimpinan yang dibutuhkan skuad, terutama setelah kehilangan kesempatan di Copa Argentina. Selain itu, kontraknya masih berlaku hingga akhir tahun sehingga kepindahan sebelum waktunya membutuhkan kesepakatan antara kedua klub.

Rojo sendiri belum mengambil keputusan final mengenai masa depannya. Situasi tersebut membuat negosiasi antara Estudiantes dan Racing menjadi faktor penting dalam menentukan apakah sang pemain benar-benar dapat kembali ke La Plata dalam waktu dekat.

Jika kesepakatan tercapai, Rojo akan kembali ke klub yang membesarkan namanya pada saat Estudiantes sedang membutuhkan tambahan pengalaman untuk menghadapi semifinal Copa Libertadores. Namun, apabila Racing mempertahankan pendiriannya untuk tidak melepas pemain tersebut, Rojo kemungkinan besar akan menyelesaikan musim di Avellaneda dan menjalankan kontraknya hingga akhir 2026.

Dengan demikian, masa depan Marcos Rojo masih terbuka. Ketertarikan Estudiantes sudah berkembang menjadi pembicaraan, tetapi belum ada kesepakatan final. Dalam beberapa hari ke depan, negosiasi antara kedua klub dan pihak pemain akan menjadi penentu apakah mantan bek Manchester United itu benar-benar meninggalkan Racing dan kembali ke klub masa kecilnya.