Timnas Inggris mulai menghadapi pertanyaan besar mengenai masa depan lini depannya. Harry Kane masih menjadi sosok utama di barisan penyerang The Three Lions, tetapi usia sang kapten yang kini menginjak 33 tahun membuat pembicaraan mengenai siapa yang akan meneruskan perannya semakin sering muncul.
Dalam situasi tersebut, nama Liam Delap kembali mendapatkan perhatian.
Penyerang Nottingham Forest itu disebut-sebut memiliki sejumlah karakteristik yang membuatnya layak dipantau oleh Thomas Tuchel. Bahkan, Simon Jordan dari talkSPORT secara khusus meminta pelatih Inggris tersebut untuk mempercepat pertimbangannya terhadap Delap.
Jordan melihat Delap sebagai salah satu kandidat yang berpotensi mengisi posisi penyerang tengah Inggris pada masa mendatang.
Pandangan tersebut muncul setelah Delap mulai menemukan kembali performanya bersama Nottingham Forest. Pemain berusia 23 tahun itu baru saja mencetak gol pertamanya untuk Forest ketika membantu timnya mengalahkan Aston Villa dengan skor 2-1 di Villa Park.
Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Delap setelah sebelumnya menjalani periode yang sulit bersama Chelsea.
Kane Masih Menjadi Standar Tinggi
Harry Kane tetap menjadi pusat perhatian ketika membicarakan lini depan Inggris.
Penyerang Bayern Munich tersebut memiliki 121 caps dan telah mencetak 85 gol untuk negaranya. Catatan tersebut membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Inggris.
Namun, waktu terus berjalan.
Kane sudah berusia 33 tahun. Meskipun performanya di level klub masih sangat produktif, Inggris tetap perlu memikirkan masa depan.
Musim lalu Kane bahkan mencetak 63 gol untuk Bayern Munich, menunjukkan bahwa usia belum menghilangkan ketajamannya. Ia juga masih menjadi salah satu penyerang utama Inggris di bawah Tuchel.
Akan tetapi, pertanyaan mengenai siapa yang akan menggantikannya suatu hari nanti tidak dapat dihindari.
Posisi nomor sembilan Inggris memiliki standar yang sangat tinggi.
Selama bertahun-tahun, Kane menjadi pemain yang bukan hanya bertugas mencetak gol, tetapi juga turun menjemput bola, menghubungkan lini tengah dan depan, serta membantu membangun serangan.
Karena itu, menemukan pengganti dengan karakteristik serupa bukan pekerjaan sederhana.
Simon Jordan Menunjuk Liam Delap
Di tengah pencarian tersebut, Simon Jordan memberikan pandangannya.
Tokoh talkSPORT itu meminta Thomas Tuchel untuk terus memperhatikan perkembangan Liam Delap.
Menurut Jordan, Delap memiliki kualitas dasar yang memungkinkan dirinya berkembang menjadi penyerang level tinggi.
Jordan bahkan menilai Delap memiliki peluang untuk menjadi solusi bagi Inggris apabila mampu menjaga perkembangan dan konsistensinya.
Ia menyebut Delap sebagai pemain bagus dan mengingatkan bahwa sang penyerang sebelumnya telah menunjukkan kemampuannya ketika bermain bersama Ipswich Town.
Delap mencetak 12 gol Premier League untuk Ipswich pada musim ketika klub tersebut akhirnya terdegradasi.
Catatan itu menjadi salah satu alasan Chelsea bersedia membayar £30 juta untuk merekrutnya pada 2025.
Namun perjalanan Delap di Stamford Bridge tidak berjalan sesuai harapan.
Masa Sulit di Chelsea
Delap datang ke Chelsea dengan ekspektasi tinggi.
Ia sebelumnya menunjukkan performa menjanjikan bersama Ipswich dan dianggap sebagai salah satu penyerang muda Inggris yang menarik perhatian.
Namun, berbagai masalah membuat perkembangannya terganggu.
Cedera hamstring yang dialaminya hanya dua pekan setelah musim dimulai membuat Delap harus menepi selama sekitar dua bulan.
Setelah kembali, situasinya tidak menjadi lebih mudah.
Pergantian pelatih dan persaingan di skuad Chelsea membuat kesempatan bermainnya tidak selalu stabil.
Ia kemudian mengalami dislokasi bahu yang kembali menghambat perkembangannya.
Pada akhirnya, Delap menyelesaikan periode bersama Chelsea dengan hanya mencetak dua gol dari 41 penampilan di seluruh kompetisi.
Catatan tersebut tentu jauh dari harapan ketika ia pertama kali datang ke Stamford Bridge.
Namun, kegagalan tersebut tidak serta-merta menghapus potensi yang sebelumnya sudah ia tunjukkan.
Nottingham Forest Memberikan Kesempatan Baru
Transfer ke Nottingham Forest menjadi kesempatan bagi Delap untuk membangun kembali kariernya.
Forest mengeluarkan sekitar £50 juta untuk mendapatkan sang penyerang.
Nilai tersebut menjadikannya salah satu transfer terbesar dalam sejarah klub.
Tekanan tetap ada.
Namun Forest memberikan Delap lingkungan baru untuk berkembang.
Dan sejauh ini, tanda-tanda awalnya cukup menarik.
Delap akhirnya mencetak gol untuk Forest ketika menghadapi Aston Villa.
Ia mencetak gol melalui tendangan dari jarak sekitar 25 yard dalam kemenangan 2-1 Forest di Villa Park.
Gol tersebut menjadi lebih penting karena datang dalam pertandingan yang akhirnya memberikan kemenangan pertama Forest di Premier League musim ini.
Gol Pertama yang Mengubah Pembicaraan
Sebelum pertandingan tersebut, pembicaraan mengenai Delap lebih banyak berkaitan dengan masa sulitnya di Chelsea.
Setelah mencetak gol untuk Forest, pembahasannya berubah.
Kini muncul pertanyaan apakah Delap bisa kembali ke performa terbaiknya.
Bagi Tuchel, situasi tersebut tentu menarik untuk diamati.
Pelatih Inggris membutuhkan penyerang yang bisa berkembang dalam beberapa tahun ke depan.
Delap masih berusia 23 tahun.
Artinya, ia memiliki waktu yang cukup panjang untuk mengembangkan permainan sebelum benar-benar diharapkan mengambil peran besar di tim nasional.
Jordan Melihat Potensi Besar
Simon Jordan memberikan penilaian positif terhadap kemampuan Delap.
Ia menilai sang penyerang memiliki kombinasi fisik dan teknik yang menarik.
Delap memiliki postur dan kekuatan yang membuatnya mampu berduel dengan bek.
Namun ia juga memiliki kemampuan teknis yang cukup untuk memainkan bola.
Kombinasi tersebut membuatnya berbeda dari sejumlah penyerang muda lainnya.
Jordan mengatakan bahwa Delap memiliki keseimbangan antara kemampuan fisik dan teknik yang menurutnya jarang dimiliki seorang penyerang muda.
Namun Jordan juga mengakui bahwa Delap masih harus membuktikan kemampuannya secara konsisten.
Dua Pertandingan Belum Cukup
Salah satu hal penting dalam kasus Delap adalah jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan.
Performa awalnya bersama Nottingham Forest memang memberikan sinyal positif.
Tetapi satu gol tidak cukup untuk memastikan bahwa seorang pemain telah kembali ke performa terbaik.
Delap masih harus menjalani pertandingan demi pertandingan.
Ia harus membuktikan bahwa dirinya dapat tampil konsisten.
Ia juga harus mampu menghadapi tekanan ketika lawan mulai membaca permainannya.
Jika mampu melakukannya, peluang mendapatkan perhatian Tuchel tentu semakin besar.
Tuchel Punya Banyak Pilihan
Thomas Tuchel tidak hanya memiliki Delap sebagai pilihan.
Inggris masih memiliki sejumlah penyerang lain.
Ollie Watkins dan Ivan Toney merupakan nama yang sebelumnya mendapatkan kepercayaan.
Dominic Calvert-Lewin juga kembali menunjukkan performa bagus bersama Leeds United.
Persaingan di lini depan Inggris karena itu belum selesai.
Delap harus bersaing dengan pemain-pemain tersebut.
Ia tidak bisa hanya mengandalkan status sebagai pemain muda.
Performa di level klub tetap menjadi faktor utama.
Perubahan Generasi Tidak Terjadi Seketika
Ketika sebuah tim nasional memiliki pemain seperti Kane, proses regenerasi menjadi lebih rumit.
Pelatih tidak perlu langsung mencari pengganti permanen selama Kane masih mampu tampil di level tinggi.
Namun pada saat yang sama, pemain muda harus mulai mendapatkan pengalaman.
Inilah alasan mengapa nama Delap mulai diperbincangkan.
Ia mungkin belum menjadi pengganti Kane saat ini.
Tetapi ia bisa menjadi salah satu pemain yang dipantau untuk masa depan.
Delap Sudah Berpengalaman di Level Internasional Junior
Delap bukan pemain yang sama sekali baru dalam lingkungan sepak bola Inggris.
Ia telah bermain untuk berbagai kelompok usia Inggris.
Ia menjadi bagian dari tim Inggris yang memenangkan Kejuaraan Eropa U-19 pada 2022 dan kemudian mendapatkan pengalaman di level U-21.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa Delap sudah lama masuk radar sepak bola Inggris.
Tantangannya sekarang adalah naik ke level senior.
Persaingan Menuju Tim Senior
Bermain di tim junior dan bermain untuk tim senior tentu berbeda.
Tekanan di tim utama jauh lebih besar.
Lawan juga memiliki kualitas yang lebih tinggi.
Setiap kesempatan bermain harus dimanfaatkan.
Delap harus menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya penyerang yang memiliki potensi.
Ia harus membuktikan bahwa dirinya bisa memberikan kontribusi nyata.
Itulah yang akan menjadi pertimbangan utama Tuchel.
Forest Bisa Menjadi Panggung Delap
Nottingham Forest saat ini memberikan kesempatan penting bagi Delap.
Ia memiliki kesempatan menjadi bagian penting dari lini serang.
Forest juga memiliki ambisi untuk bersaing di Premier League.
Jika Delap menjadi starter secara reguler, ia akan mendapatkan banyak kesempatan untuk berkembang.
Jumlah menit bermain yang konsisten sangat penting bagi pemain berusia 23 tahun.
Ia membutuhkan pengalaman menghadapi berbagai karakter lawan.
Forest Baru Saja Menang di Villa Park
Kemenangan atas Aston Villa menjadi momentum penting bagi Forest.
Mereka menang 2-1 melalui gol Delap dan Igor Jesus.
Delap membuka skor setelah turun minum.
Aston Villa kemudian menyamakan kedudukan.
Namun Igor Jesus mencetak gol penentu kemenangan pada menit-menit akhir.
Hasil tersebut sekaligus memberikan kemenangan pertama Forest di Premier League musim ini.
Bagi Delap, gol tersebut memiliki makna tersendiri karena merupakan gol pertamanya untuk klub barunya.
Menghapus Bayang-Bayang Chelsea
Periode di Chelsea tentu menjadi bagian dari perjalanan Delap.
Namun ia tidak bisa terus hidup di bawah bayang-bayang masa tersebut.
Forest memberikan kesempatan untuk memulai kembali.
Jika ia mampu tampil konsisten, kegagalan di Chelsea bisa menjadi pengalaman yang membantu perkembangan kariernya.
Pemain muda sering membutuhkan lingkungan yang tepat.
Tidak semua pemain mampu langsung beradaptasi ketika pindah ke klub besar.
Delap sekarang mendapatkan kesempatan untuk membuktikan bahwa masalah di Chelsea bukan gambaran keseluruhan kemampuannya.
Karakter Fisik Menjadi Keunggulan
Delap memiliki karakteristik fisik yang cukup menonjol.
Ia kuat dalam duel dan mampu melindungi bola.
Kemampuan tersebut bisa menjadi aset bagi Inggris.
Tim nasional terkadang membutuhkan penyerang yang mampu menjadi titik fokus ketika tim bermain langsung.
Namun Delap juga harus meningkatkan aspek lain.
Gerakan tanpa bola.
Penyelesaian akhir.
Pengambilan keputusan.
Dan kemampuan bermain kombinasi harus terus berkembang.
Apakah Delap Bisa Menggantikan Kane?
Belum ada jawaban pasti.
Bahkan Andy Cole sebelumnya memberikan pandangan yang lebih hati-hati.
Dalam wawancara dengan GOAL, Cole mengatakan dirinya belum yakin Delap akan menjadi pewaris Kane, meskipun mengakui kualitas sang pemain.
Pandangan tersebut memperlihatkan bahwa Delap masih harus membuktikan banyak hal.
Sementara Simon Jordan melihat potensi yang lebih besar.
Perbedaan pandangan tersebut menunjukkan bahwa status Delap sebagai calon penerus Kane masih berupa pembicaraan dan belum menjadi kepastian.
Tuchel Harus Memantau Perkembangannya
Permintaan kepada Tuchel bukan berarti Delap harus langsung menjadi starter Inggris.
Yang dimaksud adalah memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan pemain tersebut.
Tuchel dapat melihat bagaimana Delap tampil dalam beberapa bulan ke depan.
Jika konsistensinya meningkat, pemanggilan ke tim senior dapat menjadi opsi.
Apalagi Inggris akan menghadapi sejumlah pertandingan internasional setelah Piala Dunia 2026.
Kesempatan Internasional Bisa Datang
Delap sendiri pernah mengungkapkan bahwa bermain untuk Inggris merupakan impian sejak kecil.
Namun ia juga memahami bahwa kesempatan tersebut tidak datang begitu saja.
Ia harus bekerja keras dan berkembang.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa sang pemain menyadari persaingan di tim nasional.
Ia tidak bisa hanya menunggu dipanggil.
Performanya di Nottingham Forest harus menjadi alasan bagi Tuchel untuk mempertimbangkannya.
Masalah Besar Inggris di Posisi Nomor Sembilan
Kekhawatiran mengenai penerus Kane bukan hanya soal satu pemain.
Inggris memang harus memastikan regenerasi lini depan berjalan.
Kane masih menjadi pilihan utama.
Tetapi ketika waktunya tiba untuk mengurangi perannya, Inggris membutuhkan pemain yang siap.
Delap merupakan salah satu nama yang bisa masuk dalam proses tersebut.
Selain dirinya, terdapat sejumlah pemain lain yang juga akan berusaha mendapatkan kesempatan.
Tidak Ada Jaminan
Status sebagai pemain muda berbakat tidak menjamin tempat di tim nasional.
Delap harus membuktikan diri.
Ia juga harus menghindari masalah cedera yang sebelumnya menghambat perkembangannya.
Kebugaran menjadi faktor penting.
Jika ia mampu bermain secara reguler dan mencetak gol, pembicaraan mengenai tim nasional akan semakin kuat.
Jika performanya kembali turun, kesempatan tersebut bisa menjauh.
Forest Menjadi Titik Awal Baru
Untuk sekarang, fokus Delap seharusnya berada di Nottingham Forest.
Ia baru memulai babak baru.
Satu gol telah membuka rekeningnya.
Langkah berikutnya adalah mempertahankan produktivitas.
Ia harus menunjukkan bahwa gol di Villa Park bukan sekadar momen sesaat.
Jika bisa mencetak gol secara rutin, tekanan positif akan muncul.
Dan tekanan tersebut dapat mendorong Tuchel untuk memperhatikannya lebih serius.
Kane Masih Menjadi Pemimpin
Terlepas dari pembicaraan mengenai penerusnya, Kane masih menjadi kapten dan ujung tombak Inggris.
Ia belum menyerahkan tempatnya.
Performanya di Bayern menunjukkan bahwa ia masih memiliki kemampuan mencetak gol dalam jumlah besar.
Karena itu, pembicaraan tentang Delap lebih tepat dipandang sebagai persiapan masa depan daripada penggantian langsung.
Jalan Delap Masih Panjang
Usia 23 tahun membuat Delap masih memiliki banyak waktu.
Ia dapat memperbaiki kelemahan.
Ia dapat meningkatkan pengalaman.
Dan ia dapat berkembang menjadi penyerang yang lebih komplet.
Namun perkembangan tersebut harus dilakukan secara bertahap.
Tekanan untuk menjadi "Harry Kane berikutnya" justru bisa menjadi beban jika terlalu cepat diberikan.
Delap perlu membangun identitasnya sendiri.
Bukan Sekadar Mencari "Kane Baru"
Inggris tidak harus menemukan pemain yang persis sama dengan Kane.
Setiap pemain memiliki karakter berbeda.
Kane memiliki kemampuan mencetak gol, membuat assist, turun ke lini tengah, dan membaca permainan.
Delap mungkin memiliki gaya yang berbeda.
Tuchel nantinya dapat membangun sistem yang menyesuaikan karakter penyerang yang tersedia.
Karena itu, Delap tidak harus menjadi salinan Kane untuk mendapatkan tempat di Inggris.
Tantangan Selanjutnya
Tantangan Delap sekarang cukup jelas.
Ia harus mendapatkan menit bermain.
Ia harus mencetak gol.
Ia harus menjaga kebugaran.
Ia harus membantu Forest.
Dan ia harus membuktikan bahwa performanya dapat bertahan dalam jangka panjang.
Jika semua hal tersebut berjalan baik, pembicaraan mengenai tim nasional akan semakin sulit diabaikan.
Kesimpulan
Thomas Tuchel mendapatkan saran untuk mulai memberikan perhatian lebih kepada Liam Delap sebagai salah satu calon penyerang masa depan tim nasional Inggris.
Saran tersebut datang dari Simon Jordan dari talkSPORT, yang melihat pemain Nottingham Forest itu memiliki kualitas untuk berkembang menjadi penyerang level tinggi.
Pembicaraan mengenai penerus Harry Kane muncul karena kapten Inggris tersebut kini telah berusia 33 tahun.
Kane memang masih sangat produktif dan memiliki catatan luar biasa bersama Inggris. Ia telah mengoleksi 121 caps dan 85 gol internasional, sementara di level klub ia juga masih menunjukkan produktivitas tinggi bersama Bayern Munich.
Namun Inggris tetap perlu mempersiapkan masa depan.
Delap menjadi salah satu nama yang menarik karena usianya baru 23 tahun dan ia telah memiliki pengalaman bersama tim junior Inggris.
Kariernya memang sempat mengalami kemunduran ketika bermain untuk Chelsea.
Cedera hamstring, pergantian pelatih, dan masalah kebugaran lainnya membuat ia hanya mencetak dua gol dalam 41 penampilan untuk Chelsea di semua kompetisi.
Kini Nottingham Forest memberikan kesempatan baru.
Delap baru saja mencetak gol pertamanya untuk Forest dalam kemenangan 2-1 atas Aston Villa. Gol tersebut menjadi awal yang positif setelah periode sulit di Stamford Bridge.
Simon Jordan melihat potensi tersebut dan meminta Tuchel untuk terus memantau perkembangannya.
Namun Delap masih harus membuktikan konsistensinya.
Bahkan mantan penyerang Inggris Andy Cole sebelumnya mengaku belum yakin bahwa Delap benar-benar akan menjadi pewaris Kane, meskipun ia mengakui kualitas pemain tersebut.
Karena itu, status Delap sebagai calon penerus Kane belum dapat dianggap sebagai kepastian.
Yang jelas, Nottingham Forest kini menjadi panggung penting bagi sang penyerang.
Jika ia mampu mempertahankan performa, mencetak gol secara konsisten, dan menunjukkan perkembangan dari pekan ke pekan, peluangnya untuk masuk dalam pertimbangan Tuchel akan semakin terbuka.
Untuk saat ini, Kane masih menjadi pemimpin lini depan Inggris.
Namun di belakangnya, persaingan untuk menjadi penyerang masa depan The Three Lions mulai terbentuk.
Liam Delap adalah salah satu pemain yang sedang mendapatkan sorotan.
Dan beberapa bulan ke depan akan menjadi kesempatan penting baginya untuk membuktikan apakah dirinya memang layak berada dalam pembicaraan mengenai generasi berikutnya penyerang Inggris.
